Sombong


Sufyan bin Uyainah rohimahulloh berkata:

”Siapa saja yang bermaksiat karena memenuhi hawa nafsunya, maka suruhlah ia untuk bertobat. Sungguh Nabi Adam bermaksiat dikarenakan mengikuti hawa nafsunya, maka diampuni oleh Alloh dosanya. Namun siapa saja yang bermaksiat karena sombong, maka ancamlah pelakunya dengan lakanat Alloh (yang akan ditimpakan) kepadanya. Karena sesungguhnya Iblis bermaksiat karena kesombongannya, maka iapun dilaknat oleh Alloh.” ( Shifatu Ash-shofwah, II / 232 )

hati bagai raja

Ibnu Mubarok rohimahulloh berkata:

”kulihat dosa-dosa mematikan hati, membiasakannya berarti mewarisi kehinaan, meninggalkan dosa berarti menghidupkan hati, yang terbaik bagimu melindungi diri dari dosa. Tidaklah din ini rusak, melainkan ulah para raja, sedang yang membahayakan adalah para Ulama dan pendeta-pendetanya.” 

zuhud yang paling sulit



Sufyan Ats-Tsauri rohimahulloh berkata:

”Saya tidak pernah melihat kezuhudan yang paling sulit daripada kezuhudan terhadap kekuasaan. Kita bisa dapati orang bisa zuhud dalam hal makan, minum, harta, dan pakaian. Namun kalau kita berikan kekuasaan kepadanya, ia akan mempertahankan dan bermusuhan untuk mempertahankannya.”

(Siyar A’lam Annubala’, VII / 262)