Pesan Ali bin Abi Thoilb Menjelang Wafatnya


Uqbah bin Abi Shahba` berkata, “Pada saat Ibnu Muljam berhasil menikam Ali.      Al-hasan mendatanginya secara menangis, maka Ali berkata, `Wahai putraku, hafalkanlah empat hal dan empat hal lagi dariku”
            Ia berkata,”Apakah itu Ayah ?
            Ali berkata, “Kekayaan yang paling berharga adalah akal, kefakiran yang paling besar adalah kebodohan, sesuatu yang paling biadab adalah sifat ujub (bangga diri), dan kemuliaan yang paling tinggi adalah akhlak yang baik.”
            Al-Hasan bertanya lagi, “apakah empat hal yang lain ?”
            Ali berkata, “janganlah engkau bersahabat dengan orang bodoh karena ia hendak memanfaatkan dirimu dan itu akan membahayakan dirimu. Janganlah engkau bersahabat dengan seorang pendusta karena ia akan mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat kepadamu. Janganlah engkau bersahabat dengan orang bakhil karena dia akan mendiamkanmu pada saat engkau membutuhkannya. Dan janganlah engkau bergaul dengan orang yang gemar melakukan dosa karena ia akan menjualmu dengan sesuatu yang sepele.”
            Al-ashbu’ Al-hanzhali berkata,”pada malam terbunuhnya Ali r.a. Ibnu An-Nabbah mendatangi Ali r.a untuk mengumandangkan panggilan sholat kepadanya sampai berkali-kali, sdangkan Ali ketika itu sedang berbaring karena kondisinya semakin parah.’ketika Ali bangun dia menyenandungkan syair,
            Bersiaplah menghadapi kematian
            Karena kematian niscaya menjumpaimu
            JANGANLAH ENGKAU TAKUT AKAN KEMATIAN SAAT IA TELAHBERADA DILEMBAHMU…
            Keika ia sampai di pintu kecil ia diserang dengan tikaman 
            Oleh Abdullah bin muljam
Al-quraisi berkata : Abdulloh bin Ali bercerita kepadaku  bahwa setelah Ali ditikm, ia memberi wasiat kepada anak-amak, kemudian dia tidak mengucapkan apa-apa selain kalimat laa ila hailllh, sampai Alloh Swt, mencabut nyawanya.

*saat-saat ahi surga menjemput maut*

Tidak ada komentar: